KKN (Kisah Kasih Nyata Part 2)

“boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, tapi itu baik bagimu. Dan Boleh jadi kamu menyukai sesuatu, tapi itu tidak baik bagimu. Allah maha mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui” (QS. Al Baqarah : 216)
ayat ini memang relevan dan sangat pas untuk menjadi reminder ketika KKN kemarin. kuncinya memang kembali pada Allah yang Maha Kuasa yang tidak pernah membuat kecewa..

Manusia hanya bisa meminta, dan berharap dengan apa yang akan didapatkan nanti. Tapi Allah lah yang mentakdirkan sesuai kehendak-Nya. berharap di tempatkan di desa yang begini, banyak wisatanya, biaya nya murah, temennya asik, Perangkat Desa nya ramah, dan lain sebagainya. Tapi itu hanya harapan dan keinginan. Ditempatkan di lokasi KKN yang ga sesuai dengan ekspetasi membuat kita harus ingat dan berfikir “ini Allah yang pengen, dan ini takdir Allah” yaudah kita mau bersyukur atau malah tetap kufur dan ngeluh (pengen pindah juga ga bisa). Pasti ada hikmah dan pelajaran dibalik setiap kejadian. 

Upacara Pelepasan

Upacara Penerimaan
Alhamdulillah saya ditempatkan bersama orang-orang yang bisa saling mengingatkan dalam kebaikan, ga ada yang ngerokok dari laki-laki nya (mungkin bagi sebagian orang ini hal biasa. Tapi bagi saya ini luarbiasa dan salah satu hikmah saya ditempatkan di Bandarjo), anak-anaknya asik, di posko ada WIFI haha. Mungkin disaat yang lain kesulitan sinyal, saya bisa pake WIFI gratis, balik ke tembalang deket biar bisa sekalian bimbingan (walau cuma sekali haha), saat KKN msh sempet dateng 2 kali ke temen yang sempro, sebelum KKN selesai kita udah foto studio hahaha.  Mungkin ini hikmah yang Allah simpen dari tempat KKN yang kekota-kotaan dan deket dari tembalang. “rahmat Allah sangat luas dan takdir Allah itu indah, tinggal kita mau menyikapi nya dengan bijak atau malah ingkar” 


Full Team Perangkat Kelurahan

Panitia Expo KKN masing-masing kecamatan 3 orang. Ditambah ketua dan sekben, jadi berjumlah 17 orang. Awal-awal KKN memang berat kordinasi panitia yang lokasi berjauhan hanya mengandalkan grup LINE yang kalo diskusi ada yang “read doang”, misspersepsi kalo diskusi, dan yang muncul itu-itu aja haha. Kita sepakati setiap minggu untuk rapat dan ada progres. Rapat perdana dengan waktu 10 menit waktu itu setelah upacara penerimaan KKN di Pendopo Bupati, full team 17 orang. Setelah itu rapat selanjutnya kita sepakati di setiap desa di kecematan yang berbeda. dari beberapa agenda rapat yang disepakati hanya 3 kali rapat yang efektif dilaksanakan. Sulit rasanya rapat full team karena jarak yang terpisah jauh, dan susahnya nyatuin jadwal rapat dengan melaksanakan program mono atau multi nya sampe akhirnya ga jadi rapat. 


  • Desa Bener, Kecamatan Tengaran. Posko nya terbaik, mewah se kecamatan, ada WIFI pula.
  • Desa Sukorejo, Kecamatan Suruh. Desanya di bener-bener tengah sawah. Kalo kesana lewat jalan setapak dan kalo malem ngeri dah tengah sawah, rumah juga pada jauh wahahaha
  • Desa Klepu, Kecamatan Pringapus. Desa pertama saat masuk Kecamatan Pringapus
Panitia Expo yang Ga Full Team
Kecamatan Ungaran Barat dan Ungaran Timur ga kebagian rapat karena udah mepet hari H dan memang ga nemu jadwal yang pas waktu itu hahaha..
Mungkin ini hikmah nya saya ditempatkan di Bandarjo, setidaknya bisa keliling semua Kecamatan, touring ke setiap kecamatan. Hingga akhirnya bisa liat pesawahan, di Kecamatan Suruh. "Maklum di Bandarjo ga ada sawah". Hanya ucapan Syukur yang bisa saya ucap saat KKN waktu itu. sedikit banyak tau birokrasi di Kabupaten Semarang, dan nambah jaringan serta relasi selama KKN itu yang mahal, teman seperjuangan saat Expo jadi keluarga ke 2 setelah teman se Posko. Hingga akhirnya, walau tempat KKN ga sesuai ekspetasi dan harapan diawal. Tapi saya ga nyesel ditempatin yang ga sesuai dengan rencana dan ekspetasi awal, mungkin kalo ga di Bandarjo saya ga dapet pengalaman dan cerita yang menarik. Tapi takdir Allah berkata lain. 
Saya percaya hikmah dan nikmat Allah itu benar ada nya. tinggal kita mau bersyukur atau malah kufur.

Juara Lomba Mewarnai Expo KKN Tim 1
Untuk teman-teman yang hendak KKN nanti, pastikan niat awalnya di luruskan dan ditata dengan baik. Bahwa disana hendak mengabdi, mengamalkan ilmu dari kampus, bersilaturahim dengan teman, warga kampung dan orang-orang sekitar jangan sampai salah niat KKN jadi ajang untuk cari jodoh atau cari gebetan baru, atau apalah wahaha, cari tempat wisata khas daerah situ. inget “Allah is watch you”. nikmati setiap proses dari KKN, jangan banyak ngeluh dan syukuri apa yang di dapatkan…
Semua takdir dan kehidupan di dunia ini adalah kehendak dari yang Maha Kuasa. Hingga saatnya ada hikmah dan kebaikan disetiap dibalik itu semua…

Alumni KKN Tim 1 2017 Universitas Diponegoro
Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang
Adha Triyanto

Semarang, 02 Januari 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KKN (Kisah Kasih Nyata Part 1)

Seper5 Abad