Pernak Pernik Pendidikan
Masa orientasi siswa (MOS) di Indonesia atau mungkin di
Bogor atau bahkan di sekolah wilayah Babakan Madang sampai Citeureup selalu identik
dengan memakai tas dari karung, tas dari plastik, dan yang lebih unik lagi adalah berangkat
MOS menggunakan tas dari ember hahaha.. tak hanya memakai tas dari karung, tapi
saat MOS itu diperintah oleh kakak kelas membawa barang2 yang diberi inisial
seperti “snack zodiak” ataupun “snack petualangan” dll. Dan yang lebih
mencengangkan diperintahkan membawa kacang hijau seperempat kg, beras satu
gelas, garam, dan ikan kalengan. mungkin ada yang suruh bawa kopi, teh, gula wkwkwk *terpikir didalam benak “buat apa bawa2 begituan”
![]() |
| ini bukan sekolah di Bogor |
Semua mahasiswa yakin pasti pernah melewai masa2 seperti
itu, saat dimana memakai tas dari karung, saat memakai pita, bahkan memakai
kaos kaki yang berlain warna haha. Yang masih saya tak habis pikir adalah, untuk apa membawa berbagai macam barang dan perlengkapan jika tak ada
manfaatnya buat mereka (siswa baru). Kalo Bahasa kerennya “buat apa bawa banyak
barang begituan kalo esensinya ga ada”
Saya tak berprinsip itu semua buruk, namun dibalik itu
semua PASTI ada manfaat nya, baik untuk siswa baru.
Namun, sayapun belum menemukan dari sudut mana manfaatnya yang terkandung dari
Masa Orientasi Siswa yang membudaya di Indonesia.
Bagaimana potret orentasi/ospek siswa baru di daerahmu?
Teruslah beruang dik, nikmati prosesnya InsyaAllah ada hikmah nya. kakak-kakakmu dulu sudah melewati masa-masa seperti itu. Pasti suatu hari nanti kalian akan merindukan saat-saat seperti itu. So, nikmati proses nya, jalani dengan senyum, dan hati yang senang :)
Jayalah Indonesia, Majulah Pendidikan Indonesia

Komentar
Posting Komentar